Full-Time Internet Marketer Akhirnya Membocorkan Rahasianya Mulai Dari NOL, Bisa Mendapatkan US $580.04/Bulan Dari Blog
Powered by MaxBlogPress 
Posting Terbaru »
Komentar Terbaru »
Popular Posts »

Bagaimana memperhatikan kepuasan pembeli?

Written by admin on 07/06/2009 – 23:59

Sering kali saya mencari dan berkunjung ke website yang menjual productnya secara serius. Kalau sudah begini saya akan langsung mencari team supportnya dan mencoba mulai berbicara dengan mereka mengenai product yang mereka jual. Sering kali supportnya tidak online padahal begitu banyak team support yang dipajangkan disana. Kemudian ada juga yang online tetapi setelah diajak bicara tidak ada respon yang positif malahan sepertinya acuh tak acuh, serta banyak pengalaman lainnya yang tentunya anda juga pernah mengalaminya.

Penerapan kepuasan pelanggan oleh penjual product sering masih sekadar untuk memenuhi syarat, sehingga programnya sangat generik dan standar. Bagaimana membangun kepuasan pelanggan yang bernilai tambah?
Pengertian kepuasan pelanggan (customer satisfaction/CS) terhadap suatu produk sampai kapan pun mestinya tidak berubah. CS tetap bermakna perbandingan antara apa yang diharapkan konsumen dengan apa yang dirasakan konsumen ketika menggunakan produk tersebut. Bila konsumen merasakan performa produk sama atau melebihi ekspektasinya, berarti mereka puas. Sebaliknya jika performa produk kurang dari ekspektasi konsumen, berarti mereka tidak puas.
Jika CS cuma dipahami sebatas itu, upaya menyikapinya bisa membelenggu sebagian besar pemilik produk. Karena, mereka kemudian hanya terpaku pada bagaimana memuaskan pelanggan, tanpa melihat proses apa yang sedang berjalan. Pemilik produk melihat CS sebagai bagian yang terpisah, bukan menyatu dengan setiap proses produk itu sendiri. Akibatnya, mudah ditebak: pemilik produk lebih suka memilih jalur cepat memuaskan pelanggan. Misalnya, mengguyur hadiah atau memberikan layanan artifisial. Semua itu dimaksudkan supaya dapat mendongkrak ekspektasi konsumen.
Untuk itu perlu diperhatikan faktor yang akan membangun kepuasan pelanggan/pembeli. Faktor-faktor tersebut adalah :

  1. Mulailah dengan percaya akan pentingnya kepuasan pembeli.
    Seperti peribahasa yang menyatakan bahwa “konsumen adalah raja”. Pentingnya kepuasan pelanggan tentu akan menentukan target dari penjualan
  2. Pilihlah pelanggan yang benar untuk membangun kepuasan pembeli
    Walaupun demikian, seringkali kita jumpai bahwa penjual kurang memperhatikan point yang satu ini, sebab targetnya adalah memuaskan pelanggan sebanyak mungkin. Yang perlu diperhatikan bahwa tidak selamanya tanggapan pelanggan itu akan sama seperti yang kita harapkan
  3. Memahami harapan pembeli adalah kunci.
    Salah satu faktor eksternal adalah pelanggan sehingga perlu memahami sebenarnya harapan pelanggan sehingga penjual tidak terlalu banyak dan besar mengeluarkan biaya untuk memuaskan mereka
  4. Carilah faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pembeli.
    Selain point 1, 2 dan 3. Maka perlu mencari langkah-langkah yang inovatif terhadap faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan, salah satu contoh adalah pelayanan (service). Faktor emosional adalah faktor penting yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Cobalah untuk membangkitkan emosional pelanggan (dari segi positif). Faktor emosi juga sering dilupakan oleh bagian marketing dalam mencari pasar dan memasarkan produk. Misalnya desain produk, citarasa dan lain-lain.
  5. Pelanggan/pembeli yang komplain adalah pelanggan yang loyal. Sediakan isian komentar atau sejenisnya agar kita tahu sifat dan karakteristik pelanggan yang dihadapi serta berusaha untuk memenuhi tuntutan mereka. Perlu diperhatikan bahwa komplain yang tajam agar segera diperbaiki yang lebih baik. Sebab ini akan menjadi bagian terpenting dalam pemasaran. Seringkali saya melihat bahwa tidak adanya bagian ini di website penjual product. Saya tidak tahu apakah mereka sengaja tidak menyediakannya sehingga calon pembeli tidak dapat melihat komplain yang sedang terjadi. Kebanyakan hanya memperlihatkan testimonial-testimonial pelanggan yang sudah berhasil.
  6. Garansi adalah lompatan besar dalam kepuasan pelanggan.
    Sering kita memberi produk seperti alat-alat elektronik, seringkali kita diberi garansi n tahun (1 tahun, 2 tahun sampai bebas biaya service). Hal ini akan membuat pelanggan lebih nyaman dengan pemakaian produk

Random Posts


Tags:
Posted in Internet Marketing | 15 Comments »

15 Comments to “Bagaimana memperhatikan kepuasan pembeli?”

  1. wellsen Says:

    Setuju sekali :)
    Seorang penjual harus memperhatikan dan menghargai pelanggannya..
    Sudah saatnya pelanggan diperlakukan dengan layak..

    Salam kenal :)
    Sukses selalu :)

    [Reply]

  2. Marurat Says:

    he..he… setuju boz, ini perlu dikoreksi agar tidak menimbulkan kesalapahaman penjual dan pembeli. :mrgreen:

    [Reply]

  3. David Says:

    Seringkali juga ditulis “….max 1×24jam membership akan kami aktifkan….” tetapi juga sering diaktifkan setelah lebih dari 2×24jam dg alasan karena melakukan pembelian di hari sabtu/hari libur, padahal tidak ditulis bahwa hari kerja senin-jumat.
    Apakah ini juga merupakan bagian yang harus dikoreksi dalam rangka memenuhi customer satisfaction..? Thanks

    [Reply]

    marurat Reply:

    ha..ha….emang mas David kayaknya udah pernah dikecewaiin nih…

    [Reply]

  4. Ahmad Says:

    Pembeli adalah raja. Ini yang sering dilupakan penjual padahal prinsip ini sangat menentukan suksesnya penjualan

    [Reply]

  5. Marurat Says:

    awalnya saja pelayanan prima yang diberikan, setelah product mereka laris terjual, mereka akan mulai mengacuhkan pembeli.

    [Reply]

  6. Peluang Bisnis-Ricky Says:

    Tips yang mantap mas, banyak perusahaan jasa saat ini sudah meningkatkan pelayanan kepada pembeli dengan menganggap mereka layaknya dewa…apapun permintaan mereka adalah perintah, sebenarnya ini ekstrim yah tapi ya itulah gambaran bagaimana kuasa seorang pembeli..

    Ricky
    Businessman

    [Reply]

  7. daniel simarmata Says:

    artikel yg menarik bro
    thx ya

    [Reply]

    marurat Reply:

    Thanks bro…….btw udh dimna sekarang ?

    [Reply]

  8. angga chen Says:

    setuju…kepuasan adalah hal yg utama…!

    [Reply]

  9. dafiDRiau Says:

    Iya mas Kepuaan pelanggan adalah nomor satu

    [Reply]

  10. aditya permana Says:

    thanks tipsnya mas, menambah pengetahuan saya. ijin bookmark dulu.

    [Reply]

    admin Reply:

    :tembak::ngantuk:

    [Reply]

  11. Tukang blog Says:

    :mikir: lebih enakan mana pembeli ato penjual?

    [Reply]

    admin Reply:

    kalau saya lebih enak yang jual, lebih banyak untungnya ..he..he..

    [Reply]

Leave a Comment

:karaoke: :joget: :joget2: :joget3: :maaf: :asik: :nangis: :nangis2: :tawa: :tawa2: :upil: :gendang: :diam: :ok: :ngantuk: :pusing: :bom: :bobo: :perang: :marah: :ngejek: :hore: :lari: :ampun: :damai: :sep: :bersih: :ko: :ngrokok: :makan: :tembak: more »

CommentLuv Enabled